
Jakarta, National Cylinder Head Indonesia
—
Seorang tenaga kerja wanita (
TKW
) di Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Ngatiatul Kholafiyah (48) nekat merobohkan rumahnya di kampung dengan alat berat.
Hal itu dipicu persoalan rumah tangga usai sang suami diduga berselingkuh.
Rumah tersebut dibangun dari hasil jerih payah Ngatiatul sendiri selama bertahun-tahun bekerja sebagai TKW di Hong Kong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama berada di luar negeri, ia rutin mengirimkan uang kepada suaminya, Purnomo (35), asal Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, untuk membangun rumah impian mereka di kampung halaman.
Namun sepulang ke Indonesia, Ngatiatul kecewa setelah mengetahui suaminya diduga menjalin hubungan dengan perempuan lain. Kekecewaan itu berujung pada keputusan merobohkan rumah yang kemudian menjadi tontonan warga sekitar dan viral di media sosial.
Salah satu warga setempat, Fajrul, mengungkapkan perobohan rumah tersebut diduga imbas dari perselingkuhan yang memicu keretakan rumah tangga keduanya.
“Gara-gara suaminya diduga selingkuh, rumah akhirnya dirobohkan,” ujar Fajrul, Rabu (8/7)
Kapolsek Kedungadem AKP Matsuiswanto membenarkan peristiwa pembongkaran rumah tersebut. Ia menjelaskan pembongkaran dilakukan berdasarkan kesepakatan tertulis yang telah dibuat oleh kedua belah pihak.
“Adanya pembongkaran rumah dengan menggunakan alat berat di Desa Tlogoagung terkait permasalahan rumah tangga,” kata Matsuiswanto.
Matsuiswanto menjelaskan, selama menikah, Ngatiatul yang merupakan pekerja migran di Hong Kong diketahui telah mengirim sejumlah uang kepada suaminya untuk digunakan membangun rumah di Desa Tlogoagung. Namun sepulangnya ke tanah air, sang istri mengetahui suaminya diduga memiliki wanita lain.
Berbagai upaya mediasi dan penyelesaian telah dilakukan, namun tidak menemukan titik temu hingga akhirnya keduanya sepakat merobohkan rumah tersebut.
“Pada intinya, pasangan suami istri ini sudah sepakat untuk merobohkan rumah mereka,” pungkasnya.
(frd/isn)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video National Cylinder Head]
Baca lagi: Said Dorong Kebijakan Afirmatif Tarif Cukai Rokok Golongan III
Baca lagi: Momen Peti Khamenei Tiba di Najaf, Disambut Haru Warga Irak
Baca lagi: Astronaut Kanada Kru Artemis II Pensiun Usai Terbang ke Bulan




6 Responses
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://kldp.org/comment/274768 juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Penulis menata taksonomi penjelasan dengan sangat rapi, menghindarkan pembaca dari ambiguitas penafsiran materi asli. https://www.relocatecanada.baremetal.com/edmonton/church.html
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=305685 yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://kldp.org/comment/265204 tadi.
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu https://kldp.org/comment/271029 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Artikel seperti ini memang selalu saya cari ketika ingin menambah pengetahuan. Referensi tambahan tersedia di https://sola.kau.se/charjoha/2020/03/26/hello-world/.