
Jakarta, National Cylinder Head Indonesia
—
Kementerian Haji
mencatat jumlah jemaah haji asal Jawa Timur yang meninggal dunia di Arab Saudi mengalami penurunan pada musim haji 2026.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, dari 107 jemaah wafat tahun lalu, angka itu turun menjadi 77 jemaah tahun ini, atau berkurang sekitar 28 persen.
“Hampir merata, hampir merata. Di Jawa Timur ada 77 dari tahun kemarin 107. Berkurang 30. Alhamdulillah itu berarti sekitar 28 persen berkurang,” kata Gus Irfan di sela penutupan operasional pemulangan jemaah haji Indonesia di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Rabu (1/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Gus Irfan menegaskan capaian tersebut belum ideal atau menyentuh target yang diharapkan pihaknya.
“Tapi itu belum angka yang ideal menurut kami. Kami akan berusaha lebih tingkatkan lagi,” ucapnya.
Tren penurunan angka kematian ini sejalan dengan capaian secara nasional. Kemenhaj mencatat penurunan tingkat kematian jemaah secara keseluruhan sekitar 20 persen dibanding tahun sebelumnya.
Namun, Gus Irfan menegaskan hasil ini belum memuaskan dan berjanji memperketat istitha’ah atau pemeriksaan kesehatan jemaah ke dalam pelaksanaan haji tahun 2027 mendatang.
“Kita tahun ini sudah berhasil menurunkan tingkat kematian sekitar 20 sekian persen, tapi itu belum angka yang memuaskan. Kita akan lebih ketatkan lagi pelaksanaan istitha’ah kesehatan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Gus Irfan membeberkan secara nasional, tercatat 367 jemaah dan 1 petugas haji meninggal dunia di Arab Saudi selama musim haji tahun ini.
“Tercatat 367 jemaah dan 1 petugas haji wafat di Arab Saudi. Ini jumlah angka yang menurut kami masih cukup besar walaupun masih jauh lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.
“Bagi jemaah yang wafat, tentu kita doakan semoga insyaallah mereka menjadi husnul khatimah. Keluarga bisa mengajukan klaim asuransi jiwa yang akan kami bantu juga,” tambahnya.
Selain jemaah yang wafat, Kemenhaj mencatat masih ada puluhan jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi hingga saat ini. Mereka tersebar di tiga kota berbeda.
“Masih terdapat 60 jemaah yang dirawat di rumah sakit Arab Saudi, 7 di Jeddah, 31 di Madinah, dan 22 di Mekah,” ucapnya.
Gus Irfan menyatakan pihaknya akan meninjau seluruh aspek penyelenggaraan haji, termasuk soal istitha’ah kesehatan. Ia menyebut akan ada forum evaluasi menyeluruh yang digelar mulai akhir pekan ini selama tiga hari.
“Akhir minggu ini kami akan melakukan evaluasi haji secara keseluruhan. Kita akan menilai semua yang aspek yang kita lakukan,” pungkasnya.
(frd/fra)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video National Cylinder Head]
Baca lagi: 7 Hari Lagi Berlaku, Ini Cara Daftar Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah
Baca lagi: Ruben Onsu Bisa Saja Batal Gugat Hak Asuh Anak, tapi Ada Syaratnya
Baca lagi: Jelang Prambanan Jazz 2026: Lineup Lengkap dan Harga Tiket



8 Responses
Kontennya ringkas tetapi tetap padat informasi. Terima kasih. https://sio2.mimuw.edu.pl/c/oi22-1/forum/20/2108/
Informasi yang diberikan sangat relevan dengan kondisi saat ini. http://www.geocities.ws/Athens/Parthenon/2347/
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://vulners.com/cve/CVE-2009-3523, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://nvd.nist.gov/vuln/detail/CVE-2008-5724 juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Pembahasannya membuat saya lebih memahami topik yang sebelumnya terasa rumit. Referensi tambahan tersedia di https://coub.com/5fbd4f4794bd2ba63709.
Saya suka bagaimana artikel ini tetap fokus pada inti pembahasan. Referensi lainnya dapat Anda temukan melalui https://supplyautonomy.com/king88comguru.vn/en/services.
Sebuah klimaks tulisan yang sangat memuaskan ego intelektual siapa pun yang membacanya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/samling2021_liveday1/
Artikel yang sangat informatif dan disusun dengan rapi. Sebagai tambahan wawasan, teman-teman juga bisa mengecek situs http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1650 karena materi di sana cukup relevan.