Kediaman Pakubuwana XIV Purbaya di Solo Dipasangi Kawat Berduri

Solo, National Cylinder Head Indonesia

Gambar pagar biru khas

Keraton Surakarta, Solo,

Jawa Tengah, viral di media sosial setelah dipasangi kawat berduri. Saat dikonfirmasi, juru bicara SISKS Pakubuwana XIV Purbaya, KPA Singonagoro membenarkan kabar tersebut.

Singonagoro mengatakan gambar tersebut merupakan pagar Sasana Narendra yang merupakan kediaman pribadi PB XIV Purbaya di kompleks Keraton Surakarta.

“Itu di depan Narendran (Sasana Narendra) yang menuju Keputren,” kata Singonagoro saat dihubungi melalui telepon, Rabu (10/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Singonagoro, kawat berduri tersebut dipasang untuk meningkatkan keamanan. Apalagi, Sasana Narendra merupakan tempat tinggal raja dan GKR Ageng atau Ibunda Raja.

“Kita melihat di situ sering ada lalu lalang,” kata dia.

Ia membantah kawat berduri tersebut dipasang karena ada ancaman dari pihak lain. Menurutnya, pemasangan kawat berduri di tempat tinggal seseorang bukan hal baru.

“Biasa aja. Jangankan di sini, rumah-rumah dinas bupati, wali kota, kapolres kan juga ada hal-hal semacam itu,” kata dia.

Lebih lanjut, ia memastikan pemasangan kawat berduri tersebut tidak akan mengganggu akses keluar masuk dari Sasana Narendra menuju Keputren.

“Itu kan pintu menuju area privat, jadi seharusnya tidak ada masalah,” kata dia.

Sementara itu, Pengageng Sasana Wilapa kubu SISKS Pakubuwana XIV Mangkubumi, GKR Wandansari alias Gusti Moeng mengaku heran dengan pemasangan kawat berduri tersebut.

“Mungkin mereka mikir kita mau bikin kerusuhan atau gimana gitu ya,” kata Gusti Moeng.

(kid/syd/kid)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video National Cylinder Head]

Baca lagi: Rupiah Lanjut Bangkit ke Rp17.912 Pagi Ini

Baca lagi: Capsule Wardrobe Butuh Bujet Mahal, Emang Iya?

Baca lagi: Trump Dongkol Iran Terlalu Lama Negosiasi: Rasakan Akibatnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: