
Jakarta, National Cylinder Head Indonesia
—
Gubernur Banten
Andra Soni
menyatakan tumpukan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin Mauk, Kabupaten Tangerang saat ini sudah menggunung setara gedung 7 lantai.
Ia pun mewajibkan pemerintah kota/kabupaten menyediakan fasilitas alat pemadam kebakaran di setiap TPA untuk memitigasi terjadinya insiden kebakaran akibat cuaca ekstrem.
Dengan adanya alat pemadam di TPA, kata Andra, maka akan memudahkan petugas dalam membasahi gunungan sampah. Sebab, di dalam tumpukan sampah itu, ada gas metan yang sewaktu-waktu bisa membuat api membesar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Karena kan memang harus sering dibasah, dibasahi ya. Asal tahu saja, TPA Jatiwaringin itu tingginya sampah sudah setara dengan gedung 7 lantai, jadi kita doakan ini tidak berlarut-larut,” kata Andra di Tangerang, Kamis (2/7).
Ia bilang, berdasarkan perkiraan BMKG, suhu udara dalam 30 tahun terakhir ini merupakan yang paling panas dengan durasi musim panas terpanjang. Faktor cuaca terik ditambah hembusan angin kencang membuat kobaran api cepat menyebar dan memperluas area kebakaran di TPA Jatiwaringin.
“Sehingga salah satunya menyebabkan terjadinya kebakaran sampah di Jatiwaringin,” tuturnya.
Dia bilang, untuk penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin saat ini berjalan dengan baik berkat kolaborasi cepat dari berbagai pihak yang dipimpin langsung oleh Bupati setempat selama tiga hari berturut-turut.
Dimana, lanjutnya, bantuan armada pemadam dari BNPB dengan helikopter Water bombing serta kendaraan pemadam dari berbagai kabupaten dan kota sekitar sudah dikerahkan ke lokasi, termasuk dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Banten.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang juga turut menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran untuk membantu menjinakkan api di TPA Jatiwaringin.
Pantauan
National Cylinder HeadIndonesia
di lokasi, hingga Kamis (2/7) sore proses pemadaman masih terus dilakukan lantaran api masih terlihat berkobar di beberapa titik. Selain itu, angin berhembus ke arah utara membawa asap pekat kebakaran TPA Jatiwaringin.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, pihaknya sudah menurunkan bantuan ke TPA Jatiwaringin sebagai bentuk dukungan atas permohonan dari BPBD Provinsi Banten dan BPBD Kabupaten Tangerang.
Pihaknya telah melakukan pemetaan lokasi sejak malam hari sebelum memberangkatkan personel dan armada ke lokasi kebakaran.
“Setelah menerima permohonan bantuan, kami langsung melakukan mapping di lokasi. Mulai hari ini personel dan armada kami diberangkatkan untuk membantu proses pemadaman sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Mahdiar, Kamis (2/7).
Mahdiar menjelaskan, pada tahap awal, BPBD Kota Tangerang mengerahkan tiga unit armada dengan kekuatan sekitar 20 personel.
“Armada yang diterjunkan meliputi mobil pemadam, mobil tangki air, serta pompa submersible untuk mendukung pasokan air selama proses pemadaman,” ujar Mahdiar.
Mahdiar menuturkan, tim juga melakukan pemetaan sumber air terdekat agar distribusi air ke lokasi kebakaran dapat berjalan lebih efektif.
Salah satu strategi yang diterapkan adalah membangun pola suplai air secara statis menggunakan pompa submersible sehingga beberapa unit pemadam dapat terisi secara bersamaan.
“Kami berupaya memastikan suplai air tidak terputus selama proses pemadaman. Tim di lapangan terus berkoordinasi untuk menentukan langkah penanganan yang paling efektif sesuai kondisi lokasi,” jelas Mahdiar.
(antara/dod/gil)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video National Cylinder Head]
Baca lagi: Max Verstappen Pertimbangkan Pensiun dari F1
Baca lagi: Ronaldo Ukir Rekor Fenomenal di Portugal vs Kroasia, Apakah Itu?
Baca lagi: FOTO: Warga Ramai-ramai Registrasi SIM Baru Pakai Verifikasi Wajah



5 Responses
Isi artikelnya padat informasi tanpa membuat pembaca merasa bosan. https://www.gratefulweb.com/articles/merlefest-2014-lineup-expanded-to-over-130-artists/
Pembahasannya membuat saya lebih memahami topik yang sebelumnya terasa rumit. Referensi tambahan tersedia di https://coub.com/5fbd4f4794bd2ba63709.
Sebuah klimaks tulisan yang sangat memuaskan ego intelektual siapa pun yang membacanya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/samling2021_liveday1/
Sebuah narasi analitis yang sangat matang dan dieksekusi dengan disiplin intelektual yang tinggi http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9871-2/
Singkat, padat, dan penuh dengan manfaat nyata. Gak ada kalimat yang sia-sia di artikel ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/7789-2/ saya sangat senang menemukan artikel seperti ini